Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp24.500.000 berupa alat pengolahan kopi kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Karaha Harum Lestari. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (27/10), bertempat di Kampung Ciselang, Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, yang berada di wilayah kerja RPH Ciawi, BKPH Tasikmalaya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Administratur/KKPH Tasikmalaya Iwan Yuliawan Sunarya, Wakil Administratur/KSKPH, jajaran manajemen KPH Tasikmalaya, KSS Kemitraan Produktif, KSS SDM, Umum dan IT, Asper/KBKPH Tasikmalaya, KRPH Ciawi, serta Ketua LMDH Karaha Harum Lestari Ujang Supriatna beserta jajaran.
Administratur/KKPH Tasikmalaya, Iwan Yuliawan Sunarya, menyampaikan bahwa bantuan TJSL tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha kopi secara lebih produktif dan berkelanjutan.
“Melalui bantuan alat pengolahan kopi senilai Rp24.500.000 ini, kami berharap LMDH Karaha Harum Lestari dapat memanfaatkan sarana yang diberikan secara optimal untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk kopi lokal. Perhutani ingin agar potensi ekonomi masyarakat sekitar hutan dapat terus berkembang, sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan selaras dengan upaya menjaga kelestarian hutan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua LMDH Karaha Harum Lestari Ujang Supriatna menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perhutani KPH Tasikmalaya atas dukungan yang diberikan melalui program TJSL tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Tasikmalaya atas bantuan alat pengolahan kopi ini. Bantuan ini menjadi dukungan yang berarti bagi kelompok kami untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kualitas pengolahan, dan menambah nilai jual produk kopi. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan bersama secara maksimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi anggota LMDH dan masyarakat sekitar,” tuturnya.
Melalui program TJSL, Perhutani KPH Tasikmalaya terus memperkuat kemitraan produktif dengan masyarakat desa hutan melalui dukungan sarana produksi dan pengembangan potensi lokal. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha, mendorong daya saing kopi lokal, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Upaya pemberdayaan tersebut menjadi bagian dari komitmen Perhutani dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan dan pengelolaan hutan yang memberikan manfaat bagi lingkungan maupun kehidupan masyarakat.